Mengapa buku ini harus menakar "harga" perempuan? Hal ini semata untuk simbolisasi saja berkaitan dengan, pertama, seberapa jauhkah peran real perempuan dalam proses tidak membisukan soal hak reproduksinya? Apakah para aktivis pem-berdayaan perempuan telah benar-benar "menghargai persoalan krusial ini? Lebih jauh lagi, apakah agenda "Siaga" (Suami Siap-Antar-Jaga), sebagaimana yang hari-hari in…