"Ilmu" itu, adalah murni hasil buah pikir dan buah pena dari seseorang, tanpa menimba dari per-bendaharaan ilmu yang ada sebelumnya, yang tumbuh ber-kembang dari hasil galian orang lain. "Timba-Menimba Ilmu" antar sesama, kemudian mengem-bangkan menurut versi dan kreativitasnya masing-masing sudah menjadi tradisi yang membudaya."Ilmu yang mutlak murni, hanya bersumber dari Allah.
Dakwah sebagai sebuah disiplin ilmu relatif masih sangat muda. Eksistensinya sebagai salah satu pembidangan dalam ilmu-ilmu agama Islam baru diterima akhir-akhir ini. Sebagai diketahui ilmu-ilmu agama Islam dibagi ke delapan bidang ilmu, yakni Al-Qur'an dan Hadis, Pemikiran Islam, Syariah dan Pranata Sosial. Sejarah dan Peradaban Islam, Perkembangan Modern dalam Islam, Bahasa dan Sastra Arab, P…
Kebutuhan akan naskah khutbah Jum'at makin lama makin dirasakan oleh masyarakat. Hal ini diakibatkan oleh makin terus bertambahnya masjid-masjid baru, yang sebagai konsekuensinya harus mendirikan shalat Jum'at. Bertambahnya masjid pun merupakan kebutuhan masyarakat karena pertambahan penduduk dan pengembangan pemukiman menyebabkan masjid-masjid yang ada terasa kurang kurang mencukupi. Pada gili…
Bab I mengenai Aspek Dasar Ilmu Mantik (Mabda Ilmu Mantik), yang menjelaskan takrif, objek, tujuan, keutamaan, hubungan dengan ilmu lain, sejarah, nama, sumber pengambilan (istimdad), hukum mempelajari, dan problematika kajiannya (masa'il). Bab II menguraikan Ulul-Albab sebagai pelaku berpikir (insan al-mathiq). Di dalamnya dikemukakan pengertian Ulul-Albab, urgensi berpikir, tuntunan berpik…
Tidak ada da'wah yang menyeru ke jalan Allah kecuali dengan jalan hikmah. Yaitu mendudukkan setiap permasalahan pada tempatnya dan berusaha memperoleh tujuan dengan cara yang paling mudah dan paling sedikit mudharatnya. Untuk memperoleh tujuan da'wah diperlukan strategi dan metode yang dibenarkan syariat sehingga tidak terjadi benturan antara juru da'wah dengan obyek yang dida'wahi.
Buku yang ada di tangan Anda ini, berusaha menggambarkan apa adanya jauh dari ruh fanatisme golongan mengenai hakikat setiap gerakan dakwah. Buku ini ditulis secara ilmiah dan penting untuk dibaca. Karena dengan memperluas pandangan mengenai berbagai gerakan dakwah yang berkembang, sedikit banyak akan membuat kita bersikap lebih bijak dan dewasa saat berinteraksi dengan sesama muslim.
Buku yang ada di hadapan pembaca ini berupaya membedah secara tuntas mengenai apa itu dakwah fardiyah. Mulai dari definisinya, urgensinya, profil da'i (pelaku dakwah) yang ideal, klasifikasi mad'u (objek dakwah) berkenaan dengan kondisi psikologis, strata sosial ekonomi, keilmuan, dan sebagainya, berikut pendekatan yang diperlukan untuk dapat menyentuh masing-masing mereka.
Sunan Kalijaga melakukan dakwah dengan cara pendekatan kultural, sehingga mendapatkan simpati dan empati dari kalangan yang sangat luas. Secara pelan-pelan kelompok syariat kultural yang diwariskan Sunan Kalijaga ini membangun basis gerakan di relung-relung pedesaan dan pegunungan.
Buku ini mencerminkan pemikiran dari kehidupan Azhar Basyir dan M Natsir dalam paradigma gerakan Islam yang sedang berubah yaitu paradigma politik dan dakwah. Azhar Basyir yang meninggal di pertengahan tahun 1994 dan M Natsir yang meninggal pada awal tahun 1993 dari keduanya kita dapat mengambil manfaat yang dapat menggerakan dan menyatukan seluruh ge-rakan Islam dan dakwah serta mewujudkan ide…
Buku ini ditulis oleh penulisnya, Syaikh Muhammad Ahmad ar-Rasyid, untuk tujuan tersebut. Baik untuk para pemula yang ingin memulai langkahnya, ataupun bagi para senior yang ingin mempertahankan eksistensinya di jalan dakwah hingga nafas terakhir. Semoga buku ini mampu menggerakkan yang diam dan memacu yang tengah berjalan hingga akhir tujuan.