Sebagai sebuah buku yang menghimpun berbagai gagasan dan pemikiran yang berasal dari banyak ahli, tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya antara lain adanya nuansa kajian yang beragam dengan gaya bahasa dan logika yang beragam pula. Sedangkan kekurangannya, antara lain terlihat dari tidak adanya kesatuan gagasan dan pemikiran, walaupun telah diupayakan sedemikian rupa.
Risalah ini telah berulang kali dicetak, para pe-nerbit dan para editornya pun perlu dipuji. Namun, sungguh sayang, semua naskahnya membingungkan, sedikit sekali uraiannya sehingga sangat perlu diter-bitkan edisi lebih sempurna dan lebih mudah ditelaah kembali.
Buku ini dikembangkan dari beberapa tulisan jurnal dan hasil penelitian tentang "Implementasi Peraturan Daerah tentang Baca Tulis Al-Qur'an dalam meningkatkan mutu Pendidikan".
Buku ini bukan hanya bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen. Praktisi pendidikan pun bisa memanfaatkannya sesuai keperluan. Buku ini pantas untuk dimiliki karena disusun secara sistematis dan dikemas dengan pendekatan konvensional dan Islami, menjadikan buku ini pantas untuk dimiliki.
Buku ini sebagai alat pemantau ayat ayat yang telah kita pelajari sehingga menuju Khatam dan Faham. Jika Rasulullah SAW. khatam dan faham selama lebih kurang 23 tahun, lalu berapakah kita dapat menempuhnya menuju khatam dan faham tersebut.
Al-Qur'an merupakan kitab Allah yang abadi, perundang-undangan Islam yang merangkum semuanya. Bukti kerasulan (Muhammad) nan agung, mu'zizat luar biasa yang terbesar. Al-Qur'an merupakan sumber Islam yang pertama, prinsip dan hukum serta akhlaq dan adab.
Kehadiran tulisan-tulisan dalam buku ini bukanlah untuk menghujat Aa Gym atau ustadz Arifin. Sama sekali tidak! Namun sebatas penumpahan 'unek-unek' dan masukan-masukan positif.
Buku ini merupakan potret sejarah dan dimanika madrasah di Asia Tenggara, yang ditulis dengan "pasokan" informasi hasil kunjungan riset penulis ke berbagai pelosok Nusantara maupun sebagian negara Asean, di samping informasi pustaka. Melalui studi buku ini, pembaca akan disuguhi "tambang emas" informasi tentang siapa tokoh Asean yang menjadi inspirator dan pelopor pembaharuan pendidikan Islam (…
Buku ini saya susun berdasarkan pengalaman saya sendiri, se-waktu mempelajari membaca Kitab Suci Al-Qur'an. Saya masuk Islam pada hari Kamis, 3 April 1969. Pada waktu itu saya masih buta aksara Arab atau huruf-huruf Al-Qur'an
Salah satu masalah yang kini tengah dihadapi masyarakat modern saat ini adalah tentang pendidikan. Era globalisasi dengan berbagai masalahnya yang terkait dengan perubahan pada pola hidup, sikap keagamaan, ketenagaan, lapangan kerja dan lain sebagainya pada akhirnya menuntut dunia pendidikan untuk dapat meresponnya.