Text
Bumi hijrah : agar hijrah mempertemukan jiwa dengan peran dan karya terbaiknya
Ada banyak ketakutan yang muncul ketika mau memutuskan untuk menutup aurat secara sempurna, mau menjaga kesucian diri dan menjaga interaksi dengan yang bukan halalnya, mau mengambil pilihan-pilihan yang mendekatkan diri kepada Allah, meski mendapat tantangan dari manusia.
Sindiran, padangan meremehkan, ucapan hinaan, saya terima sebagai wujud ujian yang Allah berikan atas saya. Hampir setiap keputusan hijrah yang saya ambil, mendapatkan ujiannya sendiri.
Semuanya kembali lagi kepada niatan untuk hijrah. Niat hidup untuk Allah semata.
Maka Allah lah yang melapangkan hati melalui setiap ujian hijrah menuju jalan-Nya. Allah pulalah yang memberikan rasa bahagia, kenikmatan, ketenangan, dalam membersamai Al-Quran dan memperjuangkan agama-Nya.
Berbagai episode pergulatan batin tadi, saya tuangkan di buku Bumi Hijrah dengan harapan buku ini bisa menjadi jalan tersampainya hidayah dari Allah ta'ala kepada orang-orang yang barangkali sedang mengalami apa yang dulu saya alami, atau kepada yang barangkali sedang berdakwah kepada rekannya yang mengalami seperti yang saya pernah alami.
Buku ini juga ditujukan kepada yang telah lama memulai proses hijrah sebagai pengingat kita terhadap proses hijrah yang pernah kita lalui dan mengapa kita masih terus ingin berada di jalan-Nya.
Tidak tersedia versi lain