Text
Hak-hak asasi manusia
Salah satu tolok ukur ada tidaknya demokrasi adalah apakah terjamin hak-hak asasi setiap manusia, setiap warga negara? Banyak orang mengira isu HAM adalah rekayasa negara-negara kuat, dan itu diartikan sebagai tekanan politik-sosial-ekonomi berskala global terhadap negara-negara berkembang, setelah era perang dingin Amerika Serikat-Uni Soviet berakhir. Maka tak heran banyak negara Dunia Ketiga menolak paham HAM yang dicapnya "ala Barat" itu sambil membalas sengit, "Kami punya pemahaman HAM sendiri yang lokal-kontekstual, sesuai dengan budaya kami. Dan apakah persoalan HAM di Barat sudah beres?" Perbedaan Persepsi HAM versi "Barat" dan "Timur" itu lalu menjadi bahan diskusi dan debat berlarut-larut dewasa ini. Buku ini dengan polos membuat sistesis dan pemaparan secara holistik Magna Carta umat manusia: Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia, yang tahun 1998 nanti akan genap setengah abad.
Tidak tersedia versi lain