Text
Muhammadiyah "digugat": reposisi di tengah Indonesia yang berubah
Membaca buku yang isinya menggugat memang mendatangkan keenakan tersendiri. Sebab, untuk menemukannya pun tidak mudah. Sebagai "kado istimewa" Muktamar Muhammadiyah ke-44 di tahun 2000, buku ini satu-satunya yang berani mengungkap "gugatan-gugatan" pada sebuah organisasi sosial keagamaan terbesar di seantero jagad, Muhammadiyah. Memang untuk bisa maju tidak selalu butuh pujian. Gugatan dan kritik tajam pun, seringkali diperlukan. Dan "nggak usah repot-repot" menangkisnya. Ini tidak lain, bertujuan untuk memacu kiprahnya di panggung sejarah kemanusiaan dan kemasyarakatan, baik di level nasional maupun global dengan semangat "Amar Ma'ruf Nahi Munkar".
Tidak tersedia versi lain